Showing posts sorted by date for query latihan-soal-metabolisme-sel-02. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query latihan-soal-metabolisme-sel-02. Sort by relevance Show all posts

Point Penting Bahan Biologi Kelas X Ipa

12:56 AM Add Comment
Point Penting Bahan Biologi Kelas X Ipa
Bab 1 Kerja Ilmiah

    • Kerja ilmiah atau disebut juga penelitian yang memakai metode ilmiah berarti pula penyelidikan yang hati-hati dan kritis dalam mencari fakta dan prinsip-prinsip; suatu penyelidikan yang amat arif untuk tetapkan sesuatu dan memperoleh kebenaran.
    • Dalam kerja ilmiah atau penelitian ilmiah terdapat unsur-unsur penting yang harus dilakukan oleh seorang peneliti, antara lain, merencanakan penelitian, melaksanakan penelitian, mengomunikasikan hasil penelitian, dan bisa bersikap ilmiah.
    • Merencanakan penelitian terdiri atas pekerjaan tetapkan bentuk penyelidikan, merumuskan tujuan, mengidentifikasi dan merumuskan masalah, studi kepustakaan, menyusun hipotesis, tetapkan variabel, dan pemilihan instrumen (alat) untuk memperoleh data.
    • Dalam melaksanakan penelitian, harus diperhatikan beberapa faktor, yaitu taraf perlakuan, pengendalian faktor lain, pengulangan, dan pengukuran.
    • Hasil penelitian sanggup dikomunikasikan dalam bentuk jurnal, buku, majalah, atau seminar.
    • Setiap peneliti harus bersikap ilmiah, yaitu bisa membedakan fakta dan opini, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan mengajukan argumentasi, membuatkan keingintahuan; kepedulian terhadap lingkungan, beropini secara ilmiah dan kritis; berani mengusulkan perbaikan atas suatu kondisi dan bertanggung jawab terhadap usulannya, bekerja sama, serta jujur terhadap fakta dan tekun.
      Bab 2 Klasifikasi Makhluk Hidup

        • Klasifikasi makhluk hidup yakni pengelompokan makhluk hidup menurut ciri-ciri yang dimiliki oleh tiap-tiap makhluk hidup.
        • Tujuan penjabaran makhluk hidup yakni untuk memudahkan dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat bermacam-macam dan sangat banyak jumlahnya. Caranya yakni dengan penyederhanaan objek studi sehingga lebih gampang dalam mengetahui hubungan kekerabatan di antara makhluk hidup di dunia ini.
        • Carolus Linnaeus mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kingdom, yaitu kingdom tumbuhan dan kingdom hewan. Tingkatan penjabaran dari kelompok besar hingga kelompok kecil yakni kingdom atau dunia, filum atau divisio, kelas, ordo, suku, marga, dan spesies.
        • Semakin banyak perbedaan ciri makhluk hidup, semakin jauh hubungan kekerabatannya dan semakin banyak persamaan ciri makhluk hidup, semakin bersahabat hubungan kekerabatannya.
        • Kunci determinasi yakni daftar yang memuat sejumlah keterangan dari suatu makhluk hidup yang sanggup dipakai untuk mengidentifikasi dan memilih kelompok makhluk hidup menurut ciri-ciri yang dimilikinya.
        • Kunci dikotomi merupakan kunci determinasi sederhana yang sering dipakai dalam penjabaran makhluk hidup. Dalam kunci dikotomi tersebut terdapat daftar yang tersusun secara berpasangan yang memperlihatkan ciri yang berlawanan.
        • Pemberian nama makhluk hidup diatur dengan tata hukum tertentu yang berlaku secara internasional. Pemberian nama ini diatur dengan Kode Internasional Tata Nama Hewan dan Tumbuhan dengan memakai sistem tata nama dua kata (binomial nomenklatur).
          Bab 3 Virus
            Ciri-ciri yang dimiliki virus:
            • Dalam badan virus terkandung salah satu asam nukleat, DNA atau RNA saja, maka klasifikasinya membagi 2 jenis virus yaitu Virus DNA dan Virus RNA 
            • Hanya dibutuhkan asam nukleat dalam proses reproduksinya
            • Virus tidak mempunyai kemampuan untuk memperbanyak diri di luar sel-sel hidup sehingga dikatakan bahwa virus bukanlah makhluk hidup yang mandiri, melainkan makhluk hidup yang memanfaatkan sel-sel hidup untuk memperbanyak diri multiplikasi terjadi pada sel-sel hospes
            • Dapat dikristalkan (sebagai benda tak hidup) dan sanggup dicairkan kembali.
            • Virus sanggup berbentuk mirip batang, oval, bulat, dan aksara T.
            • Ukuran virus sangat kecil sekitar 20 – 300 milimikron.
            • Virus berbeda dengan sel lantaran tidak mempunyai membran sel, sitoplasma, organel sel, dan sistem metabolisme tubuh.
            Cara hidup virus 
            • Cara hidup virus adalah sebagai benalu di dalam sel inang dengan cara menginfeksi sel tumbuhan, hewan, manusia, dan bakteri.
            • Virus tumbuh-tumbuhan, antara lain, virus kentang dan virus mosaik tembakau.
            • Virus bakteri, antara lain, bakteriofag.
            • Virus patogen untuk hewan, antara lain, virus rabies, virus sampar ayam, dan virus penyakit kuku ternak.
            • Virus yang menyerang manusia, antara lain, virus cacar air, influenza, mata belek, ebola, polio, hepatitis, demam berdarah, flu burung, HIV AIDS, dan kanker.
            Replikasi virus terjadi di dalam sel inang, sanggup melalui siklus litik atau siklus lisogenik.
            • Siklus litik melalui lima tahapan, yaitu tahap adsorpsi, injeksi, sistesis, perakitan, dan litik.
            • Siklus lisogenik melalui tujuh tahapan, yaitu tahap adsorpsi, injeksi, penggabungan, pembelahan, sistesis, perakitan, dan litik.
            Peran virus bagi insan ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan.
            • Virus yang menguntungkan sanggup dimanfaatkan untuk menciptakan antibodi, melemahkan bakteri, dan memproduksi vaksin.
            • Virus yang merugikan sanggup menimbulkan manusia, hewan, dan tumbuhan terjangkit penyakit.
            • Belum ditemukan obat untuk penyakit yang disebabkan oleh virus. Pencegahan sanggup dilakukan dengan cara tidak berinteraksi pribadi dengan penderita dan pemberian vaksin dan imunisasi untuk memperoleh kekebalan.
            KLIK VIRUS
            KINGDOM VIRUS 
              Bab 4 Monera
                Kingdom Monera terdiri atas mikroorganisme prokariotik, yaitu Archaebacteria dan Eubacteria. 

                Archaebacteria
                • Archaebacteria merupakan kelompok basil yang menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana. Bakteri ini bersifat uniseluler, mikroskopik, dinding sel bukan peptidoglikon, dan secara biokimia berbeda dengan Eubacteria.
                • Archaebacteria bersifat anaerob sanggup hidup di sampah, tempat-tempat kotor, kanal pencernaan insan atau hewan, halofil ekstrem, menempati lingkungan bergaram, serta termoplastik pada suhu panas dan lingkungan asam.
                • Archaebacteria dianggap sebagai nenek moyang dari basil yang ada kini ini.
                • Archaebacteria meliputi makhluk hidup litototrof dan heterotrof.
                • Achaebacteria terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu basil metanogen, halobakteri, dan basil termo-asidofil.
                 Eubacteria : Bakteri dan Ganggang Biru

                 Bacteri
                • Eubacteria yakni basil yang bersifat prokariot, tidak mempunyai inti dan organel yang bermembran, bersifat uniseluler, bersifat mikroskopik, dan dinding sel tersusun dari peptidoglikon.
                • Sel Eubacteria sanggup berbentuk bundar atau batang yang lurus, terpisah-pisah atau membentuk.
                • Bakteri Eubacteria sanggup bertindak sebagai dekomposer (pengurai), hidup sebagai benalu dan patogenik. Eubacteria ada yang bersifat fotosintetik dan ada yang bersifat kemoautotrof. Selain menjadi unsur yang sangat penting dalam proses daur ulang, beberapa Eubacteria sanggup dimanfaatkan dalam proses industri.
                • Eubacteria terbagi menjadi enam filum, yaitu basil ungu, basil hijau, basil gram positif, Spirochetes, Prochlorophyta, dan Cyanobacteria.
                • Bakteri sanggup berbentuk mirip batang, bola, spiral, atau benang; sanggup hidup di aneka macam tempat, baik udara, tanah, air, maupun makhluk hidup lainnya; koloni basil sanggup berupa percikan mentega, susu, atau lendir; ukuran basil berkisar antara 0,1 100 .
                • Bakteri bersel satu, dinding sel terbuat dari hemiselulosa, dan pektin. Dinding sel diselimuti lapisan gelatin sehingga dalam air akan terlihat berlendir.
                • Isi sel protoplas mempunyai membran plasma dan sitoplasma yang mengandung butir-butir nukleotida penyusun DNA, belum mempunyai inti dengan membran inti, serta belum mempunyai plastida.
                • Bakteri sanggup berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri dan secara seksual dengan konjugasi.
                • Bakteri ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan bagi kehidupan manusia.
                • Untuk membebaskan alat dan materi masakan dari mikroorganisme, sanggup dilakukan sterilisasi.
                Cyanobacteria - Ganggang biru
                • Ganggang biru termasuk salah satu Eubacteria, sanggup hidup di tempat lembap, di atas tanah, tembok, sawah, parit, atau laut. Selain itu, ganggang ini juga mempunyai klorofil a untuk fotosintesis dan fikosianin.
                • Ganggang biru sanggup menangkap nitrogen udara sehingga sanggup menyuburkan tanah, tetapi ada juga yang mengeluarkan racun yang sanggup mematikan makhluk hidup di sekitarnya.
                • Tubuh ganggang biru dilindungi oleh lendir, dinding sel, tilakoid, sitoplasma, dan asam nukleat (asam inti).
                • Ganggang biru sanggup berkembang biak dengan pembelahan sel, fragmentasi, dan pembentukan spora.
                  LATIHAN SOAL MONERA
                  LATIHAN SOAL KINGDOM MONERA
                  LATIHAN SOAL BAKTERI
                  MONERA

                  Bab 5 Protista
                   
                  • Protista yakni makhluk hidup yang bersel satu atau bersel banyak dan telah mempunyai membran inti (selnya bersifat eukariot).
                  • Protista bukan merupakan binatang ataupun tumbuhan, melainkan hanya mempunyai sifat yang ibarat hewan, tumbuhan, atau jamur.
                  Protista dibagi menjadi tiga kelompok
                  1. Protista yang ibarat tumbuhan (ganggang atau Algae)
                  2. Protista yang ibarat binatang (Protozoa)
                  3. Protista yang ibarat jamur.
                  Protista yang ibarat ganggang (Algae) 
                  • memiliki klorofil sehingga bisa berfotosintesis, tetapi tidak mempunyai akar, batang, dan daun sejati. Itulah sebabnya Protista ini dikatakan ibarat tumbuhan.
                  • Berdasarkan pigmennya sanggup dibagi menjadi filum Euglenophyta, Chlorophyta, Chrysophyta, Phaeophyta, Pyrrophyta, dan Rhodophyta.
                  Protista yang ibarat binatang biasa disebut Protozoa.
                  • Protozoa merupakan Protista bersel satu, berukuran mikroskopis, mempunyai alat gerak berupa kaki semu, rambut getar atau flagela, bernapas, menangkap makanan, berkembang biak di dalam sel, hidup bebas di tempat-tempat yang berair, mirip parit, sawah, sungai, waduk, air laut, dan berparasit pada badan binatang atau manusia.
                  • Berdasarkan alat geraknya Protozoa sanggup dibedakan menjadi empat, yaitu Rhizopoda (kaki semu), Flagellata (berbulu cambuk), Ciliata (berambut getar), dan Sporozoa (pembentuk spora).
                  Protista yang ibarat jamur terdiri atas jamur air dan jamur lendir.
                  • Ciri-ciri jamur air (Oomycota) yakni dinding sel yang terdiri atas selulosa, hifanya bersekat, dan berkembang biak secara aseksual dengan membentuk zoospora dan secara seksual dengan membentuk oospora, contohnya, Physarium, Arcyria, dan Saprolegnia.
                  • Ciri-ciri jamur lendir (Mycomycota) yakni badan berlendir, berinti banyak, tanpa dinding sel, dan berkembang biak secara aseksual dengan pembentukan spora dan secara seksual dengan singami. Contohnya, Phytopthora dan Saprolegnia.
                    Bab 6 Fungi (Jamur)
                      Ciri-ciri jamur yakni sebagai berikut.
                      • Jamur sudah mempunyai membran inti (eukariot), tetapi tidak sanggup menciptakan masakan sendiri lantaran tidak mengandung klorofil. Jamur memperoleh masakan dari lingkungan di sekitarnya.
                      • Jamur bersel banyak (multiseluler) terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Cabang dari hifa disebut dengan miselium yang berfungsi menyerap masakan dari substratnya. Hifa jamur ada yang bersekat dan tiap sekat mengandung satu sel, tetapi ada juga yang tidak bersekat dengan banyak inti sel.
                      • Jamur ada yang bersifat saprofit dan ada yang bersifat parasit.
                      • Jamur sanggup berkembang secara aseksual dan seksual. Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan oleh jamur yang bersel tunggal (uniseluler), yaitu dengan pertunasan dan pemutusan hifa (fragmentasi). Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan membentuk askus spora.
                      Dalam penjabaran lima kingdom, jamur sanggup dibedakan menjadi 
                      1. Divisio Zygomycota
                      2. Divisio Ascomycota
                      3. Divisio Basidiomycota
                      4. Divisio Deuteromycota
                      Myxomycota dan Oomycota termasuk dalam kingdom Protista.
                      Zygomycota
                      • Zygomycota yakni jamur pembentuk zigospora.
                      • Biasanya hidup sebagai saprofit.
                      • Miselium bercabang banyak dan hifa tidak bersekat sehingga terlihat mirip pipa atau buluh.
                      • Dinding sel Zygomycota terdiri atas kitin. Tidak mempunyai zoospora sehingga sporanya merupakan sel-sel yang berdinding. Spora inilah yang tersebar ke mana-mana.
                      • Perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan spora yang berasal dari sporangium yang telah pecah, sedangkan perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan peleburan dua hifa, yaitu hifa betina dan hifa jantan.
                      • Contoh Zygomycota yakni Rhizopus sp., Murcor javanicus, dan Murcor mucedo.
                      Jamur sejati (Eumycota) terdiri atas Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota yang mempunyai hifa yang bersekat-sekat, dinding sel terdiri atas kitin, sanggup hidup sebagai saprofit, parasit, atau bersimbiosis.

                      Ascomycota
                      • Ascomycota yakni kelompok jamur yang berkembang biak dengan membentuk spora di dalam selnya yang disebut askus. Pembentukan askus inilah yang menjadi ciri Ascomycota.
                      • Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan pembentukan askospora ini melalui beberapa tahap, yaitu kopulasi, plasmolisis, dan kariogami.
                      • Contoh Ascomycota yakni Saccharomyces cereviciae (khamir bir, roti, dan alkohol), Saccharomyces tuac (khamir tuak), Saccharomyces ellipsoideus (khamir anggur), Penicillium sp. (makanan dan roti busuk), dan Neurospora crassa (pembuatan oncom). 
                        Basidiomycota
                      • Basidiomycota merupakan kelompok jamur yang pembentukan sporanya terjadi di atas sel yang disebut basidium.
                      • Basidium terdiri dari beberapa sel yang masing-masing membentuk satu basidiospora.
                      • Jamur kelompok ini sanggup berkembang biak secara aseksual dengan membentuk konidium dan berkembang biak secara seksual dengan membentuk spora basidium.
                      • Contoh jamur yang termasuk dalam Basidiomycota yakni jamur merang (Volvariella volvacea) yang sanggup dimakan dan dikembangkan; jamur kuping (Auricularia polytricha) yang hidup dikayu lapuk, sanggup dimakan dan dikembangkan; jamur tiram (Pleurotes) sanggup dimakan; jamur api yang sanggup merusak tumbuhan tebu; jamur beracun (Amanita phalloides) berwarna putih dan merah, hidup di tanah; jamur upas (Corticum salmonella).
                       Deuteromycota
                      • Jamur Deuteromycota yakni jamur yang berkembang biak dengan konidia dan belum diketahui tahap seksualnya.
                      • Tidak termasuk dalam kelas jamur Ascomycota dan Basidiomycota. Oleh lantaran itu, jamur ini merupakan jamur yang tidak tepat (jamur imperfecti).
                      • Jamur-jamur yang tergolong pada jamur imperfeksi ini banyak yang menjadikan penyakit, mirip jamur Helminthosporium oryzae, Sclerotium rolfsii, dan Monilia sitophila atau kini berjulukan Neurospora sitophila. 
                      Lichenes
                      • Lichenes atau Lumut kerak tersusun atas simbiosis Jamur dan ganggang.
                      • Ganggang yang bersimbiosis mutualisme dengan Jamur disebut gonidium.
                      • Ada yang bersel satu dan ada yang berkoloni.
                      • Umumnya gonidium ini yakni ganggang biru (Cyanophyta), misalnya, Chroococcus dan Nostoc, tetapi ada juga yang bersimbiosis dengan ganggang hijau ( Chlorophyta), misalnya, Cystococcus dan Trentepohlia.
                      • Jamur memperoleh masakan fotosintesis ganggang hijau (autotrof), sedangkan jamur yang heterotrof sanggup menyediakan air, mineral, melaksanakan pertukaran gas, dan melindungi ganggang. Selain itu, lumut kerak juga sanggup mengikat nitrogen udara.
                      • Reproduksi aseksual lumut kerak dilakukan dengan fragmentasi, sedangkan reproduksi seksual dilakukan oleh tiap-tiap makhluk hidup tersebut. Jamur ataupun ganggang melaksanakan reproduksi seksual sendiri-sendiri. Jika spora jamur jatuh di atas ganggang, kemungkinan akan terjadi lagi simbiosis dan akan tumbuh lumut kerak baru.
                      • Lumut kerak sanggup dimanfaatkan oleh insan sebagai materi pembuat obat, penambah rasa dan aroma, serta indikator pencemaran udara. Pigmennya sanggup dipakai sebagai materi kertas lakmus celup atau indikator pH. Di kawasan batu-batuan, lumut kerak sanggup melapukkan batuan sebagai awal pembentukan tanah.
                      •  Lumut kerak (Lichenes) yakni simbiosis mutualisme antara ganggang hijau dan jamur Ascomycotina, merupakan tumbuhan perintis lantaran dalam jangka waktu yang usang sanggup menghancurkan batu-batuan yang ditumbuhinya. Contoh lumut kerak yang bermanfaat bagi manusia, antara lain, Roccella tinctoria (pembuatan lakmus), Usnea barbata , dan Usnea dasypoga (pembuatan jamu tradisional).
                      Micorhiza
                      •  tersusun atas simbiosis Jamur dan tumbuhan tingkat tinggi (Pinus) 
                        KLIK KINGDOM FUNGI
                        LATIHAN SOAL

                        Bab 7 Keanekaragaman Hayati

                        • Keanekaragaman hayati terjadi lantaran adanya perbedaan faktor genetik dan faktor lingkungan di sekitarnya.
                        • Setiap sistem lingkungan mempunyai keanekaragaman yang berbeda. Keanekaragaman hayati ditunjukkan, antara lain, oleh variasi bentuk, ukuran, jumlah (frekuensi), warna, dan sifat-sifat lain makhluk hidup, sedangkan keseragaman yakni ciri yang sama yang terdapat dalam satu spesies.
                        • Keanekaragaman hayati sanggup dibedakan menjadi tiga, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis, dan keanekaragaman ekosistem.
                        • Keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk dalam golongan tertinggi di dunia, jauh lebih tinggi daripada Amerika dan Afrika tropis, apalagi bila dibandingkan dengan negara yang beriklim sedang dan dingin. 
                        Di Indonesia dikenal beberapa bioma, yaitu:
                        • hutan hujan,
                        • hutan musim,
                        • savana, dan
                        • padang rumput.
                        Faktor-faktor yang menimbulkan kepunahan makhluk yakni perusakan habitat, penggunaan pestisida, pencemaran, perubahan tipe tumbuhan, penebangan, dan seleksi. Sementara itu, kegiatan insan untuk meningkatkan dan melestarikan keanekaragaman hayati yakni penghijauan, pembuatan taman kota, pemuliaan, serta pembiakan insitu dan exsitu.
                        • Usaha-usaha yang dilakukan oleh insan untuk mengonservasi keanekaragaman hayati (flora dan fauna) semoga tidak hingga pada kepunahan yakni dengan upaya proteksi dan pelestarian tumbuhan dan fauna, baik pada tumbuhan dan fauna itu sendiri maupun pada habitat dan ekosistemnya, dengan cara, antara lain, mendirikan cagar alam, taman nasional, hutan wisata, taman laut, hutan lindung, kebun raya, melaksanakan babat pilih, dan aforestasi.
                         KLIK KEANEKARAGAMAN HAYATI
                          Bab 8 Dunia Tumbuhan

                            • Berdasarkan perbedaan dan persamaan morfologisnya, tumbuhan terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu kelompok tumbuhan tidak berpembuluh dan kelompok tumbuhan yang berpembuluh. Pembuluh ini berfungsi untuk mengalirkan sari-sari masakan ke seluruh tubuh.
                            • Tumbuhan tidak berpembuluh yakni tumbuhan yang tidak mempunyai akar, batang, dan daun sejati. Lumut tidak mempunyai kanal atau pembuluh yang khusus untuk mengalirkan zat makanan, air, garam, dan mineral ke seluruh cuilan tubuh. Misalnya, tumbuhan lumut (Bryophyta)
                            Bryophyta
                            • Lumut hidup di tempat-tempat yang lembap dan tidak terkena cahaya matahari, mirip dinding bata basah, tebing, atau di kulit kayu yang lembap, belum mempunyai batang, daun dan akar yang sebenarnya, serta sudah mempunyai buluh-buluh halus semacam akar yang disebut rizoid dan sudah mempunyai klorofil.
                            • Berdasarkan bentuk tubuhnya, lumut sanggup dibedakan menjadi dua, yaitu lumut hati (Hepaticae) dan lumut daun (Musci).
                            Tumbuhan berpembuluh yakni tumbuhan yang telah mempunyai akar, batang, dan daun. Tumbuhan ini sanggup dibedakan menjadi dua, yaitu tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan biji (Spermatophyta). Tumbuhan biji dibagi lagi menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). 
                            Pterydophyta
                            • Tumbuhan paku sudah mempunyai akar, batang, dan daun sejati. Tumbuhan ini telah mempunyai jaringan pengangkut xilem dan floem yang terdapat pada daun, batang, dan akarnya. Mereka sanggup hidup di atas tanah, batu, tepi sungai, kulit pohon, dan tempat-tempat yang lembap.
                            • Tumbuhan paku sanggup diklasifikasikan menjadi empat kelompok, yaitu Psilophytinae (paku purba), Lycopodinae (paku rambut), Equisetinae (paku ekor kuda), dan Pterophyta (paku sejati). 
                            Spermatophyta
                            • Tumbuhan biji yakni tumbuhan yang paling sempurna, baik alat badan maupun alat perkembangbiakannya, telah mempunyai alat badan yang lengkap yang terdiri dari akar, batang, dan daun. Alat perkembangbiakannya berupa bunga dan biji.
                            • Menurut letak bakal bijinya, tumbuhan biji terbagi menjadi dua, yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae). 
                            Gymnospermae
                            • Tumbuhan berbiji terbuka yakni tumbuhan yang letak bakal bijinya terbuka dan tidak terlindungi oleh daun buah, mempunyai akar tunggang meskipun ada juga yang berakar serabut mirip pakis haji. Daunnya kaku, kecil, tebal, dan berbentuk mirip jarum, tetapi ada juga yang tipis dan melebar. Tumbuhan biji terbuka dibagi menjadi tiga ordo, yaitu Cycadinae, Gnetinae, dan Coniferae. 
                            Angiospermae
                            • Tumbuhan berbiji tertutup yakni tumbuhan yang telah mempunyai akar, daun, dan batang yang sesungguhnya. Menurut jumlah kepingnya, tumbuhan biji tertutup sanggup dibedakan menjadi tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan berkeping dua (dikotil). 
                            Monocotyl
                            • Tumbuhan monokotil yakni tumbuhan yang hanya mempunyai satu daun forum pada bijinya, biji berkeping satu, berakar serabut, batang tidak bercabang dan tidak berkambium, ruas-ruas batang terperinci terlihat, tulang daun sejajar dan melengkung, daun berupih dengan letak daun yang berseling, dan umumnya cuilan bunga berjumlah tiga atau kelipatannya.
                            • Tumbuhan monokotil terbagi menjadi beberapa suku (famili), yaitu Gramineae (suku rumput-rumputan), Musaceae (suku pisangpisangan), Zingiberaceae (suku jahe-jahean), dan Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan). 
                            Dicotyl
                            • Tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan biji yang mempunyai dua daun lembaga, mempunyai akar tunggang, batang bercabang dengan ruas-ruas batang yang tidak tampak, daun mempunyai tulang daun menyirip atau menjari dengan letak yang menyebar atau berkarang, cuilan bunga berjumlah 2, 4, 5 atau kelipatannya, serta mempunyai kambium dan berkas pembuluh.
                            • Tumbuhan dikotil terdiri dari beberapa suku, antara lain, Papillionaceae (suku kacang-kacangan), Solanaceae (suku terungterungan), Euphorbiaceae (suku jarak-jarakan), dan Myrteceae (suku jambu-jambuan).
                             KLIK PLANTAE
                            GYMNOSPERMAE DAN ANGIOSPERMAE
                              Bab 9 Dunia Hewan

                                • Hewan tidak mengandung klorofil sehingga tidak sanggup menciptakan makanannya sendiri. Ini berarti binatang bergantung pada tumbuhan atau binatang lain. Hewan bisa bergerak dan berpindah tempat untuk mendapat makanan, mendapat tempat hidup yang lebih baik, dan mencari pasangan untuk melaksanakan perkawinan. Ada binatang yang uniseluler dan ada juga yang multiseluler.
                                Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, binatang dibedakan menjadi dua, yaitu binatang tak bertulang belakang (Invertebrata) dan binatang bertulang belakang (Vertebrata). 
                                • Hewan Invertebrata yakni binatang yang tidak mempunyai tulang belakang dan susunan sarafnya terletak di bawah kanal pencernaan. Invertebrata terbagi menjadi delapan filum, yaitu binatang berpori (Porifera), binatang berongga (Coelenterata), binatang berkulit duri (Echinodermata), cacing pipih (Platyhelmintes), cacing gilig (Nemathelminthes), cacing gelang (Annelida), binatang lunak (Mollusca), dan binatang berbuku-buku (Arthropoda). 
                                Vertebrata
                                • Hewan Vertebrata yakni binatang yang mempunyai tulang belakang. Tulang belakang yakni tulang yang beruas-ruas dan berderet dari leher, punggung, hingga ekor. Sumsum tulang belakang yang terdapat dalam ruas-ruas tulang belakang dan otak merupakan susunan saraf pusat.
                                • Berdasarkan epilog tubuh, alat gerak, dan cara berkembangbiaknya, Vertebrata dibedakan menjadi lima kelompok, yaitu ikan (Pisces), katak (Amphibia), binatang melata (reptilia), burung (Aves) dan binatang menyusui (mamalia).
                                  Bab 10 Ekosistem

                                  • Interaksi atau hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang membentuk suatu sistem ekologi disebut dengan ekosistem.
                                  • Ekosistem tersusun dari komponen biotik dan komponen abiotik.
                                  Komponen biotik yakni cuilan ekosistem yang terdiri atas makhluk hidup, mirip tumbuhan, hewan, ataupun makhluk hidup pengurai. Komponen biotik dibedakan menjadi tiga macam, yaitu produsen, konsumen, dan dekomposer (pengurai). Produsen berfungsi sebagai penghasil makanan, konsumen sebagai pemakan, dan dekomposer menjadi pengurainya.
                                  • Satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem yakni individu, pupulasi, komunitas, dan biosfer. Sinar matahari sangat berperan terhadap kelangsungan hidup satuan-satuan ekosistem tersebut.
                                  • Berdasarkan sumber makanannya, makhluk hidup dari komponen biotik sanggup dibedakan menjadi dua, yaitu makhluk hidup autotrof dan makhluk hidup heterotrof.
                                  • Keseimbangan ekosistem harus selalu dijaga semoga setiap makhluk hidup sanggup melaksanakan kegiatan dengan baik. 
                                  Daur Biogeokimia
                                  • Daur biogeokimia meliputi daur karbon, daur nitrogen, daur belerang, daur fosfor, dan daur hidrologik.
                                  • Saling ketergantungan antara komponen penyusun ekosistem tersebut terbagi menjadi saling ketergantungan antara komponen biotik dan komponen abiotik serta saling ketergantungan antarkomponen biotik. Saling ketergantungan antarkomponen biotik terbagi lagi menjadi saling ketergantungan antara makhluk hidup homogen (interspesies) dan saling ketergantungan antara makhluk hidup yang berbeda jenis (antarspesies).
                                  • Saling ketegantungan antara produsen, konsumen, dan dekomposer terjadi dalam suatu ekosistem. Gejala ini terjadi pada insiden makan dan dimakan. Dari insiden ini, akan terbentuk rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida makanan.
                                  • Dalam suatu ekosistem, fotosintesis oleh tumbuhan hijau dan pernapasan oleh makhluk hidup berperan penting dalam penyediaan masakan bagi makhluk hidup. 
                                  Rantai masakan - Interaksi
                                  • Rantai masakan dan jaring-jaring masakan merupakan proses pemindahan masakan dan energi ke dalam badan makhluk hidup.
                                  • Bentuk interaksi antarmakhluk hidup berupa simbiosis, antibiosis, predatorisme, dan kompetisi.
                                  • Bentuk interaksi simbiosis dibedakan menjadi simbiosis mutualisme, simbiosis parasitisme, dan simbiosis komensalisme.
                                    Bab 11 Pengaruh Aktivitas Manusia terhadap Perubahan dan Pencemaran Lingkungan

                                      • Keseimbangan lingkungan merupakan keadaan saat terjadi keseimbangan antara jumlah energi yang masuk dan keluar, materi masakan yang terbentuk dan yang digunakan, serta terjadi keseimbangan antara komponen abiotik dan komponen biotiknya. Keseimbangan lingkungan akan terganggu bila terjadi gangguan pada salah satu komponen tersebut.
                                      • Dalam suatu sistem lingkungan terdapat dua daya, yaitu daya lenting dan daya dukung.
                                      • Daya lenting yakni kemampuan lingkungan untuk kembali kepada keseimbangan lingkungan.
                                      • Daya dukung lingkungan yakni kemampuan lingkungan dalam memperlihatkan sumber daya alam kepada makhluk hidup yang hidup di dalamnya secara normal.
                                      • Perubahan lingkungan sanggup mengarah pada keseimbangan lingkungan atau mengarah pada kerusakan lingkungan.
                                      Faktor yang menimbulkan kerusakan lingkungan sanggup berasal dari alam dan manusia.
                                      • Pencemaran lingkungan (polusi) yakni masuknya bahan-bahan ke dalam lingkungan yang sanggup mengganggu kehidupan makhluk hidup di dalamnya.
                                      • Polutan yakni zat yang sanggup mencemari lingkungan dan sanggup mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup.
                                      • Polutan sanggup berupa zat kimia, debu, suara, radiasi, atau panas yang masuk ke dalam lingkungan. Polutan sanggup bersifat sebagai racun, kuman penyakit, gampang larut, dan sebagai radioaktif.
                                      • Berdasarkan lingkungan yang tercemar, pencemaran lingkungan sanggup dibedakan menjadi empat macam, yaitu pencemaran air, tanah, udara, dan suara.
                                      • Pencemaran air yakni masuknya polutan ke dalam air atau berubahnya tatanan air oleh kegiatan insan sehingga kualitas air turun hingga pada tingkat tertentu yang menimbulkan air tidak sanggup berfungsi lagi sesuai peruntukannya (PP RI No. 82 tahun 2001).
                                      • Sumber utama pencemaran air yakni infection agent, zat-zat pengikat oksigen, sedimen, nutrisi atau unsur hara, pencemar anorganik, zat kimia organik, energi panas, dan zat radio aktif.
                                      • Dampak pencemaran air yakni adanya penurunan kualitas air, gangguan kesehatan, mengganggu pemandangan, dan mempercepat kerusakan benda.
                                      • Pengolahan air limbah sanggup dilakukan secara alami dan pemberian alat.
                                      • Pencemaran udara yakni masuknya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke udara oleh kegiatan insan atau proses alam sehingga terjadi penurunan kualitas udara hingga tingkat tertentu yang menimbulkan udara menjadi kurang atau tidak berfungsi sesuai dengan peruntukannya.
                                      • Pencemaran udara ini sanggup menimbulkan gangguan kesehatan, harta benda, ekosistem, dan iklim.
                                      Polutan udara yakni CO, CO, NO, SO, CFC, dan HO.
                                      • Dampak pencemaran udara sanggup dikendalikan dengan alat filter udara, pengendap siklon, pengendap sistem gravitasi, pengendap elektrostatik, dan filter basah.
                                      • Pencemaran tanah merupakan pencemaran yang disebabkan oleh masuknya polutan yang berupa zat cair atau zat padat ke dalam tanah.
                                      • Pencemaran bunyi (kebisingan) yakni bunyi yang tidak diinginkan dari suatu perjuangan atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang sanggup menjadikan gangguan kesehatan insan dan kenyamanan lingkungan.
                                      • Sumber pencemaran yakni bunyi kendaraan bermotor, bunyi pesawat, mesin pabrik, bunyi arus kemudian lintas, dan lain-lain.
                                      • Limbah padat yakni segala sesuatu yang tidak terpakai dan berbentuk padat atau setengah padat.
                                      • Limbah padat sanggup berupa gabungan aneka macam bahan, baik yang tidak berbahaya (sisa makanan) maupun yang berbahaya (limbah materi berbahaya dan beracun dari industri).
                                        UNBK KELAS X

                                        DETAIL SILAHKAN DIPELAJARI 
                                        1. BUKU BIOLOGI 01 SUBARDI
                                        2. BUKU BIOLOGI 02 ARI S
                                        3. BUKU BIOLOGI 03 IDUN KRISTINAH
                                        4. BUKU BIOLOGI 04 SUWARNO 
                                        5. BUKU BIOLOGI 05 MOCH ANSORI
                                        6. BUKU BIOLOGI 06 FICTOR FERDINAND 
                                        7. BUKU BIOLOGI 07 HERNI BUDIATI 
                                        8. BUKU BIOLOGI 08 RIANA YANI 
                                        9. BUKU BIOLOGI 09 RIKKY FIRMANSYAH 
                                        10. BUKU BIOLOGI 10 SRI WIDAYATI 
                                        11. BUKU BIOLOGI 11 AMELIA ZULYANTI

                                        Point Penting Bahan Biologi Kelas Xi Ipa

                                        12:49 AM Add Comment
                                        Point Penting Bahan Biologi Kelas Xi Ipa

                                        BAB 1 SEL

                                        1. Tubuh makhluk hidup tersusun dari sel sebagai unit terkecil dari kehidupan.
                                        2. Struktur sel terdiri atas membran, sitoplasma, dan organela.
                                        3. Sitoplasma ialah cairan sel, daerah organela berada.
                                        4. Organela dalam sel mencakup nukleus, retikulum endoplasma, ribosom, tubuh golgi, lisosom, mitokondria, kloroplas, vakuola, dan plastida.
                                        5. Dinding sel, kloroplas, vakuola, dan plastida hanya ada dalam sel tumbuhan.
                                        6. Nukleus berfungsi untuk mengatur segala macam acara dalam sel.
                                        7. Retikulum endoplasma berfungsi untuk menghubungkan selaput luar inti dengan sitoplasma dan transpor protein yang disintesis dalam ribosom.
                                        8. Ribosom berfungsi untuk sintesis protein.
                                        9. Badan Golgi berfungsi untuk proses sekresi dan menghasilkan lisosom.
                                        10. Lisosom berfungsi untuk imunitas.
                                        11. Mitokondria berfungsi sebagai daerah respirasi sel atau sebagai pembangkit energi.
                                        12. Kloroplas berfungsi untuk menghasilkan klorofil dan karotenoid pada tumbuhan.
                                        13. Vakuola berfungsi untuk menyimpan cadangan masakan pada tumbuhan.
                                        14. Plastida berfungsi untuk menghasilkan pigmen warna, antara lain klorofil, xantin, dan xantofil.
                                        15. Antara sel satu dengan yang lain terdapat kekerabatan sehingga memungkinkan adanya transpor zat.
                                        16. Transpor zat melewati membran sel melalui banyak sekali mekanisme, antara lain melalui proses difusi, osmosis, transport aktif, endositosis, dan eksositosis.

                                        BAB 2 JARINGAN TUMBUHAN DAN HEWAN

                                        1. Jaringan flora terdiri atas jaringan meristem dan jaringan dewasa.
                                        2. Jaringan meristem merupakan jaringan yang aktif membelah, sedangkan jaringan cukup umur merupakan jaringan permanen, tidak mengalami pembelahan lagi dan telah berdiferensiasi.
                                        3. Jaringan meristem terdiri atas meristem primer dan meristem sekunder.
                                        4. Jaringan meristem primer ialah jaringan muda yang berasal dari sel-sel embrio, sedangkan meristem sekunder ialah jaringan cukup umur yang menjelma meristem.
                                        5. Jaringan cukup umur terdiri atas epidermis, parenkim, penyokong, dan pengangkut.
                                        6. Epidermis merupakan jaringan terluar yang kadang kala berdiferensiasi membentuk trikoma.
                                        7. Jaringan parenkim terdiri atas parenkim asimilasi, udara, air, makanan, dan pengangkut.
                                        8. Jaringan penyokong terdiri atas kolenkim dan sklerenkim.
                                        9. Jaringan pengangkut terdiri atas xilem dan folem.
                                        10. Xilem berfungsi untuk mengangkut unsur hara dan air dari tanah menuju daun.
                                        11. Floem berfungsi untuk mengangkut hasil asimilasi (makanan) dari daun ke seluruh tubuh.
                                        12. Organ flora terdiri atas akar, batang, dan daun.
                                        13. Jaringan binatang tersusun dari jaringan epitel, konektif, otot, dan saraf.
                                        14. Jaringan epitel terdiri atas epitel pipih berlapis tunggal, epitel pipih berlapis banyak, epitel kubus berlapis tunggal, epitel kubus berlapis banyak, epitel silindris berlapis tunggal, epitel silindris berlapis banyak, epitel transisional, dan epitel kelenjar.
                                        15. Jaringan otot terdiri atas otot lurik, otot polos, dan otot jantung.
                                        16. Jaringan konektif terdiri atas jaringan pengikat, penunjang, darah dan limfe, serta jaringan penghubung berserat/lemak.
                                        17. Jaringan saraf terdiri atas jaringan sensorik, motorik, dan konektor.
                                        KLK JARINGAN TUMBUHAN 

                                        BAB 3 SISTEM GERAK MANUSIA

                                        1. Sistem gerak pada insan mencakup rangka (skeleton) dan otot.
                                        2. Rangka dibedakan menjadi skeleton aksial dan skeleton apendikuler.
                                        3. Skeleton aksial terdiri atas tulang-tulang tengkorak, ruas tulang belakang, tulang iga atau rusuk, dan tulang dada, sedangkan skeleton apendikuler terdiri atas tulang pinggul, bahu, lengan, telapak tangan, tungkai dan telapak kaki.
                                        4. Berdasarkan jenisnya, tulang dibedakan menjadi 2, yaitu tulang rawan dan tulang sejati.
                                        5. Tulang sejati, dilihat dari matriksnya terdiri atas tulang kompak dan tulang spons.
                                        6. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi 3, yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.
                                        7. Hubungan antartulang disebut persendian atau artikulasi.
                                        8. Sendi yang menyusun tubuh dibedakan menjadi 3, yaitu amfiartrosis, sinartrosis, dan diartrosis. Amfiartrosis merupakan sendi yang gerakannya amat terbatas, sinartrosis merupakan sendi yang tidak memungkinkan ada gerakan, sedangkan diartrosis merupakan sendi yang memungkinkan banyak gerakan.
                                        9. Diartrosis terdiri atas  sendi peluru, pelana, engsel, putar, dan sendi luncur.
                                        10. Otot merupakan alat gerak pasif dan mempunyai karakteristik, antara lain kontraktibilitas, ekstensibilitas, dan elastisitas.
                                        11. Gerakan antagonis otot mencakup abduksi, adduksi, ekstensi, fleksi, supinasi, pronasi, depresi, dan elevasi.
                                        12. Berdasarkan perlekatannya, otot terdiri atas origo dan insersi.
                                        13. Jenis-jenis otot antara lain yaitu otot lurik, otot polos, dan otot jantung.
                                        KLIK INI

                                        BAB 4 SISTEM PEREDARAN DARAH

                                        1. Sistem peredaran darah pada insan terdiri atas darah, jantung, dan pembuluh darah.
                                        2. Darah insan terdiri atas sel-sel darah dan plasma darah yang fungsi utamanya ialah sebagai alat transpor (pengangkut).
                                        3. Sel darah terdiri atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping-keping darah (trombosit).
                                        4. Erythrocyt transportasi O2 dan CO2 , Leukocyt : Antibody , pembunuh kuman , pertahanan tubuh , Thrombocyt : Pembekuan darah 
                                        5. Pembuluh darah terdiri atas pembuluh nadi, pembuluh balik, dan pembuluh kapiler.
                                        6. Peredaran darah pada makhluk hidup terdiri atas peredaran darah terbuka dan tertutup. Peredaran darah terbuka kalau selama beredar darah tidak berada di dalam pembuluh darah, sedangkan peredaran darah tertutup terjadi, kalau selama beredar darah berada di dalam pembuluh.
                                        7. Peredaran darah pada insan ialah peredaran ganda, yang terdiri atas peredaran darah besar dan kecil. Peredaran darah besar ialah darah dari jantung dipompa ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung. Adapun peredaran darah kecil ialah darah dari jantung dipompa menuju ke paru-paru dan kembali lagi ke jantung.
                                        8. Peredaran darah pada cacing tanah ialah peredaran darah tertutup.
                                        9. Peredaran darah pada insekta (belalang) ialah peredaran darah terbuka.
                                        10. Peredaran darah pada ikan ialah peredaran darah tertutup.
                                        11. Peredaran darah pada amfibi (katak) ialah peredaran darah tertutup.
                                        12. Jantung berfungsi untuk memompa darah.
                                        13. Jantung insan terdiri atas empat ruang, antara lain dua bilik yaitu bilik kiri, bilik kanan, dan dua serambi, yaitu sembali kiri dan serambi kanan.
                                        14. Jantung cacing tanah berupa lima lengkung aorta.
                                        15. Jantung insekta ialah jantung pembuluh yang berupa gelembung-gelembung yang mempunyai lubang-lubang halus.
                                        16. Jantung ikan terdiri atas dua ruang, yaitu satu serambi dan satu bilik.
                                        17. Jantung amfibi terdiri atas tiga ruang, yaitu satu bilik dan dua serambi.
                                        KLIK SIRKULASI
                                        TRY AGAIN 
                                        LATIHAN SOAL
                                        UJIAN MID SEMESTER
                                        DASAR THEORY

                                        BAB 5 SISTEM PENCERNAAN

                                        1. Makanan sangat diperlukan oleh tubuh dalam proses metabolisme tubuh.
                                        2. Makanan yang baik ialah yang mempunyai kadar unsur-unsur yang diperlukan tubuh secara seimbang, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.
                                        3. Defisiensi dari zat masakan tersebut sanggup menimbulkan gangguan proses metabolisme.
                                        4. Sistem pencernaan pada insan terdiri atas pecahan mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, dan usus besar.
                                        5. Di dalam rongga lisan terdapat alat-alat, yaitu gigi, lidah, dan kelenjar ludah.
                                        6. Organ lambung terdiri atas bagian-bagian kardiaks, fundus, dan pilorus.
                                        7. Bagian dari usus halus terdiri atas usus 12 jari (duodenum), usus kosong (jejunum) dan usus absorpsi (ileum).
                                        8. Di dalam usus besar terdapat mikroorganisme benalu yaitu basil Escheridia coli yang berfungsi untuk membusukkan sisa-sisa makanan.
                                        9. Pencernaan pada binatang ruminansia agak berbeda dengan manusia, terutama disebabkan lantaran faktor makanan. Makanan ruminansia berupa flora yang berdinding sel berpengaruh dan keras.
                                        MAKANAN DAN GIZI
                                        SISTEM PENCERNAAN 

                                        BAB 6 SISTEM PERNAPASAN

                                        1. Organ pernapasan insan mencakup hidung, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan alveolus (paru-paru).
                                        2. Respirasi pada insan mencakup respirasi eksterna dan respirasi interna.
                                        3. Proses pertukaran gas di dalam tubuh terjadi secara difusi.
                                        4. Ada dua macam pernapasan pada manusia, yaitu pernapasan dada dan perut.
                                        5. Pengangkutan CO2 dari jaringan melalui tiga proses, yaitu sebagai berikut.
                                          1. CO2 larut dalam plasma dan membentuk asam karbonat.
                                          2. CO2 diangkut dengan membentuk karbominohemoglobin.
                                          3. CO2 diangkut dalam bentuk ion bikarbonat.
                                        6. Frekuensi pernapasan insan dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, suhu tubuh, posisi tubuh, dan kegiatan tubuh.
                                        7. Proses pertukaran O2  dan CO2 di dalam tubuh melalui pernapasan eksternal dan pernapasan internal.
                                        8. Alat pernapasan pada burung yaitu paru-paru dan kantong udara.
                                        9. Gangguan pernafasan berupa emphisema, pleuritis, Bronchitis, asma, Keadaan Asfiksi, Hypoksia , TBC, Asap Rokok dll 
                                        SISTEM RESPIRASI
                                        LATIHAN SOAL
                                        TRY AGAIN

                                        BAB 7 SISTEM EKSKRESI

                                        1. Sistem ekskresi pada insan terdiri atas ginjal, kulit, paru-paru, dan hati yang berfungsi sebagai organ untuk membuang zat sampah/kotoran sisa metabolisme.
                                        2. Organ ginjal terdiri atas bagian-bagian antara lain glomerulus, tubulus proksimal, Henle, dan tubulus distal.
                                        3. Proses yang terjadi pada glomerulus ialah filtrasi yang menghasilkan urin primer.
                                        4. Proses reabsorbsi terjadi pada tubulus proksimal dan henle yang menghasilkan urin sekunder.
                                        5. Proses augmentasi terjadi pada tubulus distal dan menghasilkan urin yang sebenarnya.
                                        6. Organ kulit tersusun atas dua lapisan, yaitu epidermis dan dermis.
                                        7. Jaringan epidermis tersusun atas stratum korneum, stratum iusidum, stratum granulosum, dan stratum germinativum.
                                        8. Jaringan dermis tersusun dari akar rambut, pembuluh darah, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat.
                                        9. Organ paru-paru terdiri atas bagian-bagian ibarat bronkus, bronkiolus, dan alveolus.
                                        10. Organ hati dilindungi selaput yang tipis yang disebut kapsula hepatica.
                                        11. Kapsula Gibson menyatukan antara kelenjar empedu dan pembuluh darah di dalam hati.
                                        12. Alat ekskresi pada ikan berupa ginjal dan susukan urogenital.
                                        13. Alat ekskresi pada belalang berupa pembuluh malpighi
                                        KLIK EKSKRESI

                                        BAB 8 SISTEM KOORDINASI DAN ALAT INDRA MANUSIA

                                        1. Sistem regulasi terdiri atas sistem saraf, endokrin, dan indra.
                                        2. Cerebrum, Cerrebelum , Hypothalamus, Thalamaus, Mesenchepalon , Medulla oblongata Hypophyse
                                        3. Struktur dari sel saraf terdiri atas tubuh sel, dendrit, dan akson.
                                        4. Akson terdiri atas neurofibril, sel mielin, dan nodus ranvier.
                                        5. Sel saraf dibedakan menjadi 3 macam, yaitu saraf sensori, motor, dan interneuron (asosiasi)
                                        6. Mekanisme jalannya impuls saraf melalui sel saraf dan sinaps.
                                        7. Sel saraf terdiri atas sel saraf sentra dan saraf tepi.
                                        8. Saraf sentra tersusun dari otak dan sumsum tulang belakang.
                                        9. Saraf tepi tersusun dari saraf sadar dan tak sadar (otonom).
                                        10. Saraf sadar terdiri atas saraf simpatik dan parasimpatik.
                                        11. Sistem endokrin menghasilkan kelenjar, antara lain kelenjar hipofisis, adrenal, tiroid, paratiroid dan langerhans.
                                        12. Indera tubuh terdiri atas indera penglihat, pendengar, pembau, dan pengecap.

                                        BAB 9 SISTEM REPRODUKSI

                                        1. Alat reproduksi insan terdiri atas alat reproduksi pria dan perempuan.
                                        2. Alat reproduksi pria terdiri atas testis, epididimis, vasdeferens, ductus ejakularis, dan penis.
                                        3. Proses pembentukan sperma disebut spermatogenesis dan dipengaruhi oleh FSH, LH, dan testosteron.
                                        4. Pembentukan FSH dan LH dikendalikan oleh hormon gonadotropin.
                                        5. Alat reproduksi pada perempuan terdiri atas ovarium, oviduk, rahim, vagina, dan vulva.
                                        6. Proses pembentukan ovum disebut oogenesis dan dipengaruhi oleh FSH yang dihasilkan oleh kelenjar hipostasis.
                                        7. Pada saatnya, ovum yang matang akan dilepaskan dari ovarium, yang disebut dengan proses ovulasi dan proses ini akan dipengaruhi oleh LH dan FSH.
                                        BAB 10 SISTEM IMMUN




                                        kisi kisi ujian

                                        REFRENSI KELAS XI BIOLOGI

                                        1. BUKU BIOLOGI 01 SUAHA BAKHTIAR
                                        2. BUKU BIOLOGI 02 RENNI DIASTUTI 
                                        3. BUKU BIOLOGI 03 EVA LATIFAH HANUM  
                                        4. BUKU BIOLOGI 04 ENDANG SRI LESTARI 
                                        5. BUKU BIOLOGI 05 SUWARNO 
                                        6. BUKU BIOLOGI 06 FICTOR FERDINAND 
                                        7. BUKU BIOLOGI 07 RIKKY FIRMANSYAH
                                        8. BUKU BIOLOGI 08 FAIDAH RACHMAWATI 
                                        9. BUKU BIOLOGI 09 PURNOMO 
                                        10. BUKU BIOLOGI 10 SITI NUR ROCHMAH 

                                        Point Penting Bahan Biologi Kelas Xii Ipa

                                        12:31 AM Add Comment
                                        Point Penting Bahan Biologi Kelas Xii Ipa
                                        Bab 1 Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Tumbuhan
                                        Bab 2 Metabolisme
                                        • Metabolisme
                                        • Komponen-Komponen Yang Berperan Dalam Metabolisme
                                        • Katabolisme
                                        • Anabolisme
                                        • Hubungan Antara Metabolisme Karbohidrat, Lemak, Dan Protein
                                        • Teknologi Yang Berkaitan Dengan Metabolisme Makanan
                                        • Artikel 1
                                        Bab 3 Materi Genetika
                                        • Kromosom
                                        • GEN
                                        • Alel Dan Alel Ganda
                                        • DNA
                                        • RNA
                                        • Sintesis Protein
                                        • Kode Genetik
                                        Bab 4 Pembelahan Sel
                                        • Pembelahan Mitosis
                                        • Pembelahan Meiosis
                                        • Gametogenesis
                                        • Keterkaitan Antara Pembelahan Mitosis Dan Meiosis Dengan Pewarisan Sifat
                                        Bab 5 Pewarisan Sifat
                                        • Pola-Pola Hereditas
                                        • Penyimpangan Semu Hukum Mendel
                                        • Hereditas Pada Manusia
                                        • Manfaat Genetika
                                        Bab 6 Mutasi
                                        • Pengertian Mutasi
                                        • Macam-Macam Mutasi
                                        • Mutagen
                                        Bab 7 Evolusi
                                        • Teori Evolusi
                                        • Macam-Macam Evolusi
                                        • Mekanisme Evolusi
                                        • Spesiasi
                                        • Sejarah Evolusi Manusia
                                        • Petunjuk Adanya Evolusi
                                        • Teori Asal-Usul Kehidupan
                                        • Teori Kecenderungan Evolusi
                                        • KLIK Materi 
                                        Bab 8 Bioteknologi
                                        • Pengertian Bioteknologi
                                        • Bioteknologi Tradisional (Konvesional)
                                        • Bioteknologi Modern
                                        • Bioteknologi Dengan Menggunakan Mikroorganisme
                                        • Bioteknologi Dengan Menggunakan Rekayasa Genetika
                                        • Bioteknologi Dengan Menggunakan Jaringan Tumbuhan
                                        • Bioteknologi Pertanian
                                        • Dampak Bioteknologi Bagi Kehidupan

                                        LATIHAN SOAL
                                        USBN 2019





                                        LATIHAN OK


                                        REFRENSI
                                        1. BUKU BIOLOGI 01 FICTOR FERDINAND 
                                        2. BUKU BIOLOGI 02 LANGKAH SEMBIRING  
                                        3. BUKU BIOLOGI 03 SUWARNO
                                        4. BUKU BIOLOGI 04 SUBARDI 
                                        5. BUKU BIOLOGI 05 FAIDAH RACHMAWATI 
                                        6. BUKU BIOLOGI 06 IDUN KISTINNAH 
                                        7. BUKU BIOLOGI 07 RIKKY FIRMANSYAH 
                                        8. BUKU BIOLOGI 08 IDA HERLINA 
                                        9. BUKU BIOLOGI 09 SITI NUR ROCHMAH 
                                        LATIHAN UN 01
                                        LATIHAN UN 02
                                        LATIHAN UN 03 
                                        LATIHAN SOAL 1
                                        RANGKUMAN
                                        DESKRIPSI 
                                        LINK UNBK

                                        Ujian Biologi Kelas 3

                                        2:39 PM Add Comment
                                        Ujian Biologi Kelas 3

                                        File ini berisi materi-materi penting Biologi, antara lain materi-materi:
                                        1. obyek dan permasalahan biologi
                                        2. ciri-ciri protista
                                        3. peranan Virus/Archaebacteria/Eubacteria bagi kehidupan manusia
                                        4. pengelompokan makhluk hidup
                                        5. tujuan dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati tertentu
                                        6. ciri-ciri invertebrata
                                        7. cara perkembangbiakan invertebrata
                                        8. ciri binatang atau tumbuhan
                                        9. hubungan antar komponen ekosistem
                                        10. aliran energi atau daur biogeokimia
                                        11. pencemaran lingkungan
                                        12. struktur sel/komponen kimiawi sel/proses yang terjadi di sel
                                        13. struktur dan fungsi organel sel tumbuhan/hewan
                                        14. fungsi jaringan hewan atau tumbuhan
                                        15. mekanisme gerak otot dan tulang/sendi pada manusia
                                        16. sistem peredaran darah manusia
                                        17. sistem pencernaan manusia
                                        18. sistem pernapasan manusia
                                        19. sistem eksresi manusia
                                        20. sistem regulasi manusia
                                        21. sistem indra manusia
                                        22. sistem reproduksi manusia
                                        23. hasil percobaan pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
                                        24. faktor yang menghipnotis pertumbuhan dan perkembangan
                                        25. ciri kerja enzim pada metabolisme tubuh
                                        26. metabolisme karbohidrat
                                        27. tahapan fotosintesis pada tumbuhan
                                        28. proses kemosintesis (respirasi anaerob)
                                        29. susunan nukleotida DNA, RNA, atau kromosom
                                        30. proses sintesis protein
                                        31. tahap-tahap pembelahan mitosis/meiosis/gametogenesis
                                        32. hukum persilangan mendel
                                        33. penyimpangan aturan semu persilangan mendel
                                        34. perwarisan cacat/penyakit menurun pada manusia
                                        35. peristiwa mutasi
                                        36. teori asal permintaan kehidupan
                                        37. mekanisme evolusi
                                        38. peranan bioteknologi
                                        39. contoh bioteknologi konvensional/modern
                                        40. dampak bioteknologi bagi masyarakat dan lingkungan
                                        CONTOH TRY OUT 01